|
|
WISATA
SELANCAR / SURFING PULAU LOMBOK

Kabupaten
Lombok Tengah sangat kaya dengan potensi wisata, mulai dari wisata
budaya hingga wisata alamnya yang menawan. Belum lagi wisata lautnya
dengan pasir putih yang menawan dan ombak lautnya yang sangat cocok
untuk berselancar. Tinggal sekarang bagaimana keseriusan Pemerintah
Kabupaten Lombok Tengah, pengelola pariwisata dan masyarakat
sekitarnya dalam menciptakan keamanan dan suasana kondusif.
Pantai Lombok Tengah bagian
selatan yang berhadapan langsung dengan Samudera Indonesia
adalah
kekayaan alam dari Yang Maha Kuasa bagi penduduk di Bumi Tatas Tuhu
Trasna tersebut. Pasir putih yang menghampar sepanjang pantai Lombok
Selatan dengan deburan ombak besar sangat cocok untuk melakukan
surfing (berselancar). Salah satu contohnya adalah Teluk Gerupuk,
sekitar 5 kilometer dari Hotel Novotel Coralia Lombok. Di teluk ini
terdapat lima point (tempat) yang sangat cocok untuk berselancar.
Lima tempat berselancar di Teluk Gerupuk ini dinamakan sesuai dengan
nama kota asal wisatawan yang paling banyak dikunjungi. Lokasi
selancar di Pantai Perigi dinamakan Tokyo
Point
atau Bumbang Bay. Nama ini sesuai dengan para peselancar yang banyak
melakukan selancar di tempat ini yakni dari Jepang. Begitu juga di
Batulawang dinamakan Kodomo Point, Giligolong (obai/rolacosta),
Dondon (Kamek point) dan Terasak (Takar-akar).
Sayang, untuk menuju kelima point ini, paling tidak para wisatawan
harus menyeberang dengan menggunakan boat melalui tempat
penyeberangan di Pantai Gerupuk. Sama halnya jika para wisatawan
yang ingin menikmati keindahan laut di tiga Gili yang ada di Lombok
Utara, mereka harus menyeberang melalui Pantai Bangsal Tanjung.
Wisatawan
yang
paling menggemari tempat berselancar di Gerupuk adalah wisatawan
Jepang. Bulan Oktober sampai Maret merupakan bulan kunjungan
wisatawan asal negeri Sakura ini. Sementara wisatawan lain asal
Amerika Serikat, Australia dan Eropa lainnya sering berselancar pada
bulan Juni, Juli dan Agustus.
Pada musim liburan, wisatawan Nusantara asal Jakarta, Jawa Barat dan
Yogyakarta juga tidak melewatkan untuk menikmati indahnya
berselancar di Teluk Gerupuk. ''Terkadang kalau mereka datang ke
sini, tidak hanya berselancar tetapi sambil belajar. Ini
mendatangkan keuntungan tersendiri bagi para guide.
Di sisi lain
mereka mengakui pengelolaan pariwisata, khususnya di Pantai Gerupuk
masih belum optimal, yakni belum ada koordinasi satu sama lain.
Selain itu, di Pantai Gerupuk belum ada koperasi yang mengatur
penyeberangan dari Pantai Gerupuk menuju lokasi selancar yang
ditempuh dalam waktu 20 menit. Ini artinya kawasan wisata selancar
seperti di teluk Gerupuk membutuhkan manajemen pariwisata. Dalam hal
ini tentunya diperlukan koordinasi dan pengelolaan yang baik dari
komponen pelaku pariwisata dan Pemerintah Kabupaten di Lombok Tengah. |